Intercompany
Transaksi antar entitas grup: unit bisnis menjual ke Blessindo, tercatat sebagai intercompany dan dieliminasi di laporan konsolidasi.
Penjualan intercompany
Rp14,4 jt
Dieliminasi saat konsolidasi
Piutang intercompany
Rp27,53 jt
Di buku unit bisnis
Hutang intercompany
Rp27,53 jt
Di buku Blessindo
Laba belum terealisasi
Rp3,33 jt
Margin unit bisnis yang masih di stok BPS
Entitas dalam grup
Setiap entitas punya COA, penomoran dokumen, NPWP & stok sendiri
PT Blessindo Prima Sarana
Entitas utama · trading spare part
- Kas & bank
- Rp3,53 M
- Nilai stok
- Rp263,98 jt
- Hutang IC
- Rp27,53 jt
PT VIP (entitas terkait)
Entitas penerbit alternatif
- Kas & bank
- Rp150 jt
- Nilai stok
- Rp0
Perdana Partindo
Unit bisnis · vendor sourcing
- Kas & bank
- Rp350 jt
- Nilai stok
- Rp30,8 jt
- Piutang IC
- Rp27,53 jt
- Penjualan IC (Okt)
- Rp14,4 jt
Mandiri Partindo
Unit bisnis · vendor sourcing
- Kas & bank
- Rp265 jt
- Nilai stok
- Rp23,2 jt
Cara kerja intercompany
Dokumen cermin dibuat otomatis — tidak ada input dua kali
- 1Unit bisnis (Perdana / Mandiri Partindo) membeli barang dari supplier sesuai demand, dicatat di pembukuan unit bisnis.
- 2Asisten marketing Blessindo membuat PO ke unit bisnis — supplier ini ditandai intercompany.
- 3Saat barang diterima di gudang Blessindo, sistem otomatis membuat DO & invoice cermin di unit bisnis dengan harga transfer yang sama.
- 4Di laporan konsolidasi, penjualan–pembelian dan hutang–piutang antar entitas dieliminasi, termasuk laba yang belum terealisasi di stok.
PO intercompany & dokumen cermin
PO Blessindo ke unit bisnis beserta DO & invoice yang dibuat otomatis di unit bisnis
Stok di unit bisnis
Barang yang siap dijual unit bisnis ke Blessindo